SMKN 4 Padang
06, 02 2012  
 
Login
Username:
Password:  
  Registrasi?
Themes Demo
Select One Theme :
HOME
Forum Diskusi
About Us
Tell a friend
Buku Tamu
Gallery
Downloads
Newsletter
Staf
Download Diklat
Staf
Kepala Sekolah
Wakil Kepsek
Ketua Jurusan
Guru
Staf TU
Penjaga Sekolah
Katalog Web
Pendidikan
Portal
Portofolio
Seni
WebBlog
Berita
Pameran
Wawasan Seni
Kuratorial
Tokoh dan Seniman
Pendidikan
U A N
Aktual
Berita Pendek
Budaya
Sekolah
Informasi
User Online
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 4

No Members are currently logged in.
About Us
Kalender Kegiatan
  Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
>     01 02 03 04 05
> 06 07 08 09 10 11 12
> 13 14 15 16 17 18 19
> 20 21 22 23 24 25 26
> 27 28 29        



Kegiatan Minggu ini

Tidak ada kegiatan minggu ini


Cari kegiatan...



Kegiatan Hari Ini

Tidak ada kegiatan hari ini
Links Exchange






RSS




Gallery
Sang tertuduh
T M K 3
T M K 2
Eksplodasi
MELIHAT KE BAWAH 1
MELIHAT KE BAWAH 2
Konsumtilasi
Bercermin Diri
GAMANG
Akrobatik
Ritmik
38.107.179.229
KURATORIAL
  Pra Bienalle Seni Rupa Sumatera
  Koor Pentagona +
  Kritikus Seni Rupa Jembatan Masyarakat?
  Kesederhanaan yang Serius pada Lukisan Dwi Agustyono
WAWASAN SENI
  Between Techniques and Instinctive Framing: 9 Windu Jeihan
  Putusnya Rantai Sejarah Budaya
  Bentuk, Kreativitas dan Penjelajahan Kemungkinan
  Realis Minimalis Menjadi Trend Karya Pelukis Muda
Sekolah Menengah Seni Rupa (SMK 4 Padang)
Labor Komputer SMK 4 Padang

SMK Negeri 4 Padang dulu bernama Sekolah Seni Rupa Indonesia(SSRI), didirikan 25 September 1965 dan telah beberapa kali berubah nama. Tahun 1977, SSRI berubah nama menjadi Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR Padang) dan tahun 1994 berubah lagi menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 4 Padang sampai sekarang.

BERITA dan ARTIKEL

Pra Bienalle Seni Rupa Sumatera
Jumat, 25 Nopember 2011 11:57:42 -- Pengantar Kuratorial Pra Bienalle Sumatera Patronase Seni Rupa Sumatera
BENTUK, ISI DAN KHAT ARAB DALAM RANAH ESTETI
Minggu, 09 Oktober 2011 22:23:17 -- Membaca, memahami kemudian menghayati isi kandungan Al-qur’an dengan terjemahannya merupakan hal yang lumrah dan wajib dilakukan setiap umat muslim di muka bumi ini. Tetapi membaca, memahami kemudian menghayati isi kandungan ayat-ayat suci Al-qur’an untuk kemudian merefresetasikannya kembali melalui ritme sapuan kuas dalam aneka ragam warna pada ranah estetis, merupakan hal yang luar biasa. Ini pulalah yang dilakukan 2 (dua) pelukis kaligrafi senior asal Sumatera Barat Amir Syarif (72 th) dan H. Am. Y Dt. Garang (61 th) melalui pameran kaligrafi Islam di galeri seni rupa Taman Budaya provinsi Sumatera Barat selama hampir sebulan penuh sejak 26 Juli s.d 31 Agustus 2011 ini..
EMBRIO SENI RUPA INDONESIA ADA DI SUMATERA BARA
Minggu, 09 Oktober 2011 21:42:51 -- Membicarakan seni rupa sebagai bahagian dari kebudayaan yang ada di Sumatera Barat dapat dilihat dari 2 (dua) fokus masalah yakni : yakni fine art (seni murni) dan applied art (seni kriya). Keduanya ditinjau dari fenomena pertumbuhan dan perkembangannya sejak beberapa dekade terakhir bukan hadir begitu saja, tanpa diawali sejarah panjang yang melingakarinya. Misalnya, selain pulau Jawa seperti Yogyakarta, Bali dan beberapa daerah lain yang lebih awal dikenal masyarakat dalam dunia seni lukis. Dalam catatan sejarah peta seni rupa di tanah air ternyata Sumatera Barat sejak lama telah dikenal sebagai salah satu basis seni lukis Indonesia, cuma pertumbuhan dan perkembangannya tidak sepesat di pulau Jawa.
LUKISAN DIPANDANG SEBAGAI “PROSA” ATAU “PUISI”
Minggu, 26 Juni 2011 16:40:58 -- Dalam banyak teori keindahan dijelaskan, bahwa setiap manusia pastilah memiliki rasa indah dan suka dengan keindahan, baik keindahan yang bersumber dari alam maupun keindahan ciptaan manusia. Namun bila menyoal seni dikaitkan dengan keindahan, filosuf berkebangsaan Jerman, Alexander Gotlieb Baumgarten malah mempunyai pendapat lain tentang seni yakni, seni adalah keindahan, karena keindahan merupakan wujud bahkan tujuan seni.
Pergulatan Budaya dan Perjalanan Kreatif
Minggu, 26 Juni 2011 16:03:17 -- Dalam suatu pameran di Genta Budaya Padang, Sumatera Barat, 2008 lalu, saya melihat tiga lukisan karya Kamal Guci diantara puluhan karya kontemporernya. Lukisan Kamal Guci terlihat kesepian diantara keramaian warna-warni yang meriah itu. Saya termenung lama didepan tiga lukisan itu lalu bertanya pada seniman Edy Utama tentang latar belakang pelukisnya. Akhirnya saya sampaikan pada Edy Utama bahwa saya ingin mengoleksi dua dari tiga lukisan itu. Itulah kali pertama saya mengoleksi karya – karya Kamal Guci. Kemudian ternyata koleka saya Karim Raslan dari Malaysia sudah lebih dulu membeli karya pelukis kelahiran Padang Pariaman itu.


KATALOG WEBSITE


Katalog ini mengandung 106 website.
Yang Baru Yang Populer Tambah Link
POLLING
Ujian Nasional menurut anda
Tetap dipertahankan
Dievaluasi
Ditolak
Dicari pengganti
Ujian sekolah saja
Tidak tahu

Hasil Polling
Polling Lain

Suara: 1498
Forum
Posting Terbaru
. Modul Endonesia 8.4 SMKN...
. Bagaimana memberi semanga...
. database alumni sudah ada
.
. Salam Kenal
Respon Terbaru
. Re: database alumnisudah ...
. Re: Salam Kenal
. Re: Undangan untuk
. Re: database alumni sudah...
. Re: database alumni sudah...
Pesan Singkat
Nama*
Email
Pesan*
Code
   *wajib diisi

Vote for this site !

Vote for This Site






 
Top! Top!